Jakarta, 24 Agustus 2016 – Gerakan Nasional 1000 Startup Digital kembali menggelar Ignition untuk kali kedua di Jakarta yang diselenggarakan di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok pada 28 Agustus 2016. Sejumlah pembicara yang kompeten di bidang technopreneurship dilibatkan untuk berbagi ilmu serta pengalaman berharga kepada 250 peserta. Pembicara-pembicara tersebut antara lain adalah Henky Prihatna, Country Industry Head Google; Andreas Senjaya, CEO iGrow; Yukka Harlanda, CEO Brodo; Hanifa Ambadar, CEO Female Daily; Indrasto Budisantoso, CEO Jojonomic, dan Peter Shearer, Managing Director AR&Co.

Terdapat lima sesi yang akan menjadi fokus utama pada Ignition Jakarta untuk kali kedua ini, yaitu The Startup Journey, Think Like a Founder, Making Social Impact with Technology, 9 Notions of Innovation, dan How to Scale Your Startup. Tujuannya yaitu mengedukasi para calon startup founder agar dapat memiliki wawasan yang memadai serta kesiapan diri untuk pengembangan startup yang akan mereka bangun.

Menurut data yang dilansir Kementerian Komunikasi dan Informatika, perkembangan technopreneur di Indonesia sejak tahun 2014 masih terbilang kecil. Tercatat baru terdapat 1,56 persen technopreneur dari total keseluruhan populasi masyarakat Indonesia saat ini. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan jumlah technopreneur di Singapura yang telah mencapai 7 persen dari total populasi dan Tiongkok serta Jepang yang masing-masing bahkan telah mencapai lebih dari 10 persen dari total populasi. Ini menjelaskan bahwa mengembangkan dunia kewirausahaan berbasis teknologi tidaklah mudah. Banyak tantangan yang harus diantisipasi oleh para technopreneur di Indonesia. Melalui serangkaian edukasi yang digelar bersamaan dengan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, beberapa tantangan yang selama ini menjadi kendala dapat terantisipasi.

Rendahnya jumlah technopreneur di Indonesia tak lepas dari beberapa kelemahan yang dihadapi saat ini seperti pola pikir yang harus diubah. Belum banyak startup founder yang menciptakan startup untuk memberikan solusi. Untuk itu perlu ada perubahan agar pertumbuhan technopreneur di Indonesia meningkat. Perubahan tersebut hanya bisa terwujud jika melibatkan segenap pelaku ekosistem dari berbagai pihak.

Fokus dalam menciptakan solusi, kalau pun sudah ada yang bikin startup dengan ide yang mirip, cari keunikan agar startup yang dibangun berbeda dengan yang sudah ada. Jangan fokus pada materi, tapi fokus pada penciptaan solusi inovatif yang mampu memberikan manfaat bagi banyak orang. Menciptakan inovasi penuh terbobosan baru yang belum pernah terbayangkan sebelumnya oleh masyarakat dan mampu menjawab permasalahan serta kebutuhan mereka sehari-hari masyarakat berpotensi akan diterima dengan penuh kegembiraan oleh pasar. Bikin masyarakat senang dan terkesan,” saran Andreas Senjaya, CEO iGrow.

 

Di dunia startup, seorang startup founder juga membutuhkan kolaborasi untuk menciptakan inovasi. Hal itu diyakini oleh co-founder Tokopedia, Leontinus Alpha Edison. “Jangan kerja sendiri. Cari mitra untuk diajak berkolaborasi. Embrace yourself to change. Jangan pernah puas dengan satu keadaan. Tanamkan pada diri sendiri untuk selalu memiliki kemauan dan kesungguhan tekad untuk berbuat lebih baik dan lebih bermanfaat,” ujarnya.

Ignition kedua Jakarta ini selenggarakan untuk mengakomodasi antusiasme para calon startup founder. “Bagi yang belum beruntung di Ignition pertama bisa memaksimalkan potensinya di Ignition kedua ini. Banyak yang bisa didapat dari tahapan pertama ini. Kuncinya, perhatikan apa yang setiap speaker sampaikan dan jalin jaringan sebanyak mungkin selama Ignition. Siapa tahu salah satu peserta bisa jadi co-founder,” tutur Jonathan Susanto, salah satu peserta.

Setelah menjalani fase Ignition, para peserta akan disaring lagi untuk mengikuti Workshop. Tidak hanya Jakarta, dua kota lain Surabaya dan Yogyakarta juga akan melaksanakan Ignition kedua dan Workshop. Berikut jadwal lengkapnya:

Jakarta

Workshop Batch 2:

  • 10 – 11 September 2016
  • 17 – 18 September 2016            

 

Surabaya

Ignition Batch 2:

  • 3 September 2016

 

Workshop Batch 2:

  • 17 – 18 September 2016
  • 24 – 25 September 2016

 

Yogyakarta

Ignition Batch 2:

  • 10 September 2016

Workshop Batch 2:

  • 24 – 25 September 2016
  • 1 – 2 Oktober 2016
Show Buttons
Hide Buttons